Jekyll 2019-10-18T09:14:13+00:00 https://notes.dedenf.com// HyperText Thrones HyperText Thrones, Daily muse, putting my tought, reaction, comments, and things that i need to write. About tech, financial, life. Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Low-code dan No-code development 2019-10-18T00:00:00+00:00 2019-10-18T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/low-code-no-code-development <p>Membangun aplikasi, zaman dulu merupakan hal yang lumayan memakan waktu, dari mulai men-desain, koding, <em>deployment</em>, masih ingat juga, dulu harus <em>upload</em> aplikasi web melalui FTP (belum ada GIT, atau CI/CD, dan SFTP belum umum), belum lagi harus setup database manual untuk menyimpan data.</p> <p>Kemudian muncul <em>tools</em> yang lebih memudahkan <em>developer</em>/perusahaan dalam membuat aplikasi, testing, sampai <em>deployment</em>, dengan lahirnya <em>cloud computing</em>, menjadikan proses <em>development</em> sampai akhirnya di <em>production</em> lebih cepat dan terhitung mudah.</p> <p>Dan kemudian baru-baru ini muncul inovasi berikutnya, yaitu <em>low-code</em> dan <em>no-code</em> development, apa itu?.</p> <!--more--> <h3 id="low-code">Low-code</h3> <p><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Low-code_development_platform"><em>Low code development</em></a>, pengertian gampangnya kita membuat/men-<em>develop</em> sesuatu, misalkan website, aplikasi <em>mobile</em>, dengan cara sedikit <em>coding</em>, lebih cepat, lebih mudah, dengan low-code ini kita bisa menggunakannya untuk membuat MVP (<em>minimum viable product</em>), proses dimulai dari desain sampai akhirnya menjadi produk.</p> <p>Low-code, yang bisa dibilang masuk ke kategori RAD (<em>Rapid Application Development</em>) dilengkapi dengan UI visual menghubungkan dengan database, dengan web API, atau ke sumber data lain. bisa juga diintegrasikan dengan layanan-layanan yang ada di internet seperti Twillio, mailchimp, Google Analytics dan lain-lain.</p> <p>Penyedia layanan low-code antara lain ada <a href="https://www.mendix.com/">Mendix</a>, <a href="https://www.outsystems.com/">Outsystems</a>, kedua layanan ini menyediakan aplikasi IDE (<em>Integrated Development Environment</em>) visual, yang bisa digunakan oleh pengguna untuk melakukan ”coding” di aplikasi tersebut, dan kemudian menghasilkan aplikasi mobile atau aplikasi web.</p> <p>Selain IDE visual, low-code development environment juga menyediakan konektor ke sistem backend dan layanan lain, bisa itu media penyimpanan (storage), data, API external. Low-code juga dilengkapi dengan proses compile-build, debugging, deploy, mengatur sistem enviroment seperti testing, staging, production.</p> <p>Vendor low-code seperti OutSystem atau Mendix biasanya menghasilkan aplikasi yang <em>cross-platform</em>, yang mana satu sumber bisa dipakai untuk mobile (iOS, Android) dan web sekaligus.</p> <h3 id="no-code">No-code</h3> <p><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/No-code_development_platform">No-code</a> lebih ekstrim lagi, tidak menggunakan kode sama sekali, tidak menggunakan kode, semua dilakukan melalui <em>interface</em>, biasanya berupa web, contoh yang bisa dilihat adalah <a href="https://webflow.com/">Webflow</a>, sebuah layanan untuk membuat website tanpa harus memiliki keterampilan membuat code backed atau frontend, desain, CSS, javascript, pemilihan gambar dan lain-lain.</p> <p><img src="/images/posts/webflow.png" alt="" /></p> <p><center><em><a href="https://webflow.com/">Webflow</a>visual interface</em></center></p> <p>Mirip dengan low-code, no-code juga mengandalkan API-API eksternal atau berupa widget yang sudah jadi, misalkan API untuk mengirim email, widget untuk <em>chatting</em>, atau API untuk membuat <em>workflow</em> seperti <a href="(https://zapier.com/)">Zapier</a>, dan lain sebagainya, yang kita tinggal lakukan hanya menghubungkannya dengan aplikasi yang kita buat.</p> <p>Untuk sisi visual IDE-nya mungkin yang <em>oldschool</em> ingat sama Macromedia Dreamweaver.</p> <h3 id="apakah-bisa-mengantikan-koding-konvensional">Apakah bisa mengantikan koding ”konvensional”?</h3> <p>Low-code, no-code tidak serta merta mengganti flow development yang sebelumnya ada, karena low-code no-code, tidak bisa sampai ke development yang lebih mendalam, karena tidak menjawab isu sering muncul misalkan skalabilitas, kostumasi, karena kostumasi ini terbatas dengan tools/fitur yang ada disediakan.</p> <p>Sumber lanjutan dan layanan</p> <ul> <li><a href="https://www.makerpad.co/">Makerpad</a></li> <li><a href="https://zapier.com/">Zapier</a></li> <li><a href="https://www.integromat.com/">Integromat</a></li> <li><a href="https://ifttt.com/">ifttt</a></li> <li><a href="https://www.pcmag.com/roundup/353252/the-best-low-code-development-platforms">The Best Low-Code Development Platforms for 2019</a></li> </ul> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Membangun aplikasi, zaman dulu merupakan hal yang lumayan memakan waktu, dari mulai men-desain, koding, deployment, masih ingat juga, dulu harus upload aplikasi web melalui FTP (belum ada GIT, atau CI/CD, dan SFTP belum umum), belum lagi harus setup database manual untuk menyimpan data. Kemudian muncul tools yang lebih memudahkan developer/perusahaan dalam membuat aplikasi, testing, sampai deployment, dengan lahirnya cloud computing, menjadikan proses development sampai akhirnya di production lebih cepat dan terhitung mudah. Dan kemudian baru-baru ini muncul inovasi berikutnya, yaitu low-code dan no-code development, apa itu?. Resesi? apa yang harus diperhatikan? 2019-10-16T00:00:00+00:00 2019-10-16T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/seputar-finansial-resesi-apa-yang-harus-dilakukan <p>Meski media selalu mendengungkan resesi, baik indonesia, maupun dunia global, ini bisa jadi memang resesi atau sebuah <em>self-fulfilling-prophecy</em>, yang mana ramalan jadi kenyataan karena banyak yang melakukannya, karena takut atau dilandasi ramalan itu sendiri, dan kemudian jadi kenyataan.</p> <p>Terlepas itu, yang pertama yang dilakukan tetap tenang, karena faktor psikologis bisa jadi salah satu faktor bisa melewati resesi, dan tentunya tips <a href="https://seputarfinansial.com/resesi-apa-yang-harus-diperhatikan/">finansial lainnya</a>.</p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Meski media selalu mendengungkan resesi, baik indonesia, maupun dunia global, ini bisa jadi memang resesi atau sebuah self-fulfilling-prophecy, yang mana ramalan jadi kenyataan karena banyak yang melakukannya, karena takut atau dilandasi ramalan itu sendiri, dan kemudian jadi kenyataan. Terlepas itu, yang pertama yang dilakukan tetap tenang, karena faktor psikologis bisa jadi salah satu faktor bisa melewati resesi, dan tentunya tips finansial lainnya. Menemukan project Open Source 2019-10-16T00:00:00+00:00 2019-10-16T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/menemukan-project-open-source-baru <p><img src="/images/posts/software-opensource.png" alt="" title="github + brew" /></p> <p><a href="https://a16z.com/2011/08/20/why-software-is-eating-the-world/">Why Software Eating the World</a>, essay yang ditulis oleh Marc Adreessen, <em>software</em> atau perangkat lunak menjadi hal yang tak terlihat tapi ada, orang menggunakan <em>software</em> sebagai kebutuhan, di komputernya, <em>smartphone</em>-nya, terlepas jenisnya apa, software ini bisa untuk <em>end-user</em>, atau untuk tipe <em>enterprise</em>.</p> <p><em>Open source</em> adalah salah satu proyek penggerak tersebarnya <em>software</em> ini ke hampir semua lini, untuk memudahkan pekerjaan kita sehari-hari, ada <a href="https://www.libreoffice.org/">Libre office</a> yang merupakan salah satu proyek open source yang besar untuk yang perlu untuk mengetik laporan misalkan, atau mungkin yang tidak disadari, Linux, yang merupakan sistem operasi yang merupakan dasar dari Android yang dipakai sehari-hari.</p> <!--more--> <p>Untuk penggunaan di komputer, karena saya sendiri dibidang IT, tentunya software (perangkat lunak) merupakan bagian penting, dan hampir setiap hari menggunakan produk <em>software</em> open source, ada tools yang untuk mengecek kinerja sistem, ada yang untuk mengetes API, bahkan sistem operasi server adalah produk dari open source, dan lainnya.</p> <p>Beberapa <em>tools</em> yang dipakai terkadang ‘ditemukan’ tidak disengaja, ada yang ditemukan melalui artikel, kemudian kalau sedang <em>browsing</em> di <a href="https://github.com/explore">Github ke bagian explore</a>, dan karena menggunakan MacOS, dan menggunakan aplikasi brew, sering juga juga menemukan tools/aplikasi open source baru di sini, tidak dengan cara browsing ke <a href="https://brew.sh/">websitenya</a>, tapi melalui command line.</p> <p><img src="/images/posts/iterm-brew.jpg" alt="macos iterm2 and brew" title="iterm + brew" /></p> <p>Contoh di atas adalah ketika mencoba install satu software, dan brew menampilkan informasi update software-software yang tersedia, dari sini kadang menemukan hal baru, tools baru, framework baru, kadang nama project open source berpengaruh supaya lebih catchy.</p> <p>Kalau menemukan project yang membuat penasaran, tinggal cari infonya melalui command line lagi, misalkan</p> <div class="highlighter-rouge"><div class="highlight"><pre class="highlight"><code>dedenf@elementium ~ $ brew info homebank homebank: stable 5.2.8 (bottled) Manage your personal accounts at home http://homebank.free.fr Not installed From: https://github.com/Homebrew/homebrew-core/blob/master/Formula/homebank.rb ==&gt; Dependencies Build: intltool ✘, pkg-config ✔ Required: adwaita-icon-theme ✘, fontconfig ✔, freetype ✔, gettext ✔, gtk+3 ✘, hicolor-icon-theme ✘, libofx ✘, libsoup ✘ ==&gt; Analytics install: 268 (30 days), 547 (90 days), 1,958 (365 days) install_on_request: 240 (30 days), 498 (90 days), 1,745 (365 days) build_error: 0 (30 days) </code></pre></div></div> <p>Kunjungi websitenya, cek cocok atau tidak, suka dengan UI-nya misalkan, kalau mau ngetest tinggal install <code class="highlighter-rouge">brew [cask] install package_name</code>, beres, dan kita bisa mulai menggunakan software tersebut.</p> <p>Untuk project open source biasanya kode di-host di Github atau layanan SCM lainnya, dan untuk melihat apakah project ini banyak menggunakan juga bisa lihat aktivitas dari kontribusi kode yang dikirimkan, banyaknya <em>commit</em> yang dilakukan, baik dari penciptanya, maupun dari komunitasnya (ini bisa jadi bahasan lain).</p> <p>Sumber lain:</p> <ul> <li><a href="https://news.ycombinator.com/">Hacker News</a></li> <li><a href="https://lobste.rs/">Lobster</a></li> </ul> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Why Software Eating the World, essay yang ditulis oleh Marc Adreessen, software atau perangkat lunak menjadi hal yang tak terlihat tapi ada, orang menggunakan software sebagai kebutuhan, di komputernya, smartphone-nya, terlepas jenisnya apa, software ini bisa untuk end-user, atau untuk tipe enterprise. Open source adalah salah satu proyek penggerak tersebarnya software ini ke hampir semua lini, untuk memudahkan pekerjaan kita sehari-hari, ada Libre office yang merupakan salah satu proyek open source yang besar untuk yang perlu untuk mengetik laporan misalkan, atau mungkin yang tidak disadari, Linux, yang merupakan sistem operasi yang merupakan dasar dari Android yang dipakai sehari-hari. PUBG, Free Fire, Forthnight, Minecraft bukan sekedar game, tapi sebuah tempat 2019-10-15T00:00:00+00:00 2019-10-15T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/pubg-free-fire-fortnight-minecraft-adalah-suatu-tempat-bukan-sekedar-game <p><img src="/images/posts/pawel-kadysz-CuFYW1c97w8-unsplash.jpg" alt="gaming stick" title="Game" /></p> <center><em>Photo by <a href="https://unsplash.com/@pawelkadysz?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">Pawel Kadysz</a> on <a href="https://unsplash.com/photos/CuFYW1c97w8?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">Unsplash</a></em></center> <blockquote> <p>“Yuk Mabar!”</p> </blockquote> <p>Celetuk anak, orang dewasa yang mengajak teman-nya untuk main bareng (<em>mabar</em>), yang biasanya sudah disepakati untuk bermain apa sebelumnya, biasanya <em>game-game</em> yang disebutkan di judul.</p> <p>Kenapa game ini sangat adiktif? bahkan rela membeli <em>diamond</em> atau <em>coin</em> dengan uang <em>beneran</em>, dan diamond atau coin (bisa berbeda namanya, tapi tujuannya sama) itu merupakan mata uang didalam <em>game</em> untuk membeli <em>item</em>, bisa senjata, baju, atau sekedar tarian (<em>emotes</em>), yang harganya bisa bikin geleng-geleng, dan jangan lupa, ‘barang’ tersebut tak kasat mata, hanya melihatnya di layar.</p> <!--more--> <p>Dengan gamer minecraft aktif perbulan bisa mencapai <a href="https://www.thegamer.com/minecraft-monthly-active-users-millions/">112 juta orang</a>, <a href="https://www.pcgamesn.com/fortnite/fortnite-battle-royale-player-numbers">Fortnight 250 juta</a>, Garena <a href="https://www.devdiscourse.com/article/entertainment/647146-garenas-free-fire-a-mobile-battle-game-with-over-50-million-daily-active-users">Free Fire 50 juta</a>, coba kita renungi jumlah itu beberapa saat.</p> <p><img src="/images/posts/free-fire.jpeg" alt="" title="Gamer profile Free Fire anak sendiri" /></p> <p>Kebanyakan game tersebut bisa didapatkan gratis, menjadikan banyak orang bisa masuk ke dalam dunia tersebut, dan bermain didalamnya.</p> <p>Kenapa banyak sekali penggunanya? hal yang bisa saya pikirkan adalah <em>game</em> tersebut menawarkan suatu pelarian dari dunia nyata ke tempat fantasi, dimana orang bisa berbuat hampir apapun, bisa saling bunuh(!), membantu atau membangun rumah, gedung, mencari <em>item</em> yang langka sendiri atau bersama-sama, mencari senjata, mencari apapun yang game tersebut sediakan.</p> <p>Game menawarkan kehidupan lain dalam suatu layar kecil, dunia dalam pixel, dunia yang menawarkan petualangan, bisa saling bercanda dengan teman sepermainan, bisa berantem juga, bahkan belajar bekerja sama agar timnya bisa menang dalam satu permainan, yang kemudian menghasilkan XP/badge atau apapun <em>reward</em> yang ditawarkan jika lewati tantangan.</p> <p>Dunia yang disajikan dalam game bisa berubah, dinamis, menjadikannya lebih menarik, atau bahkan memiliki kesempatan untuk membuat dunia sendiri yang diinginkan oleh pemain.</p> <p>Game-game itu sudah bisa menjadi dunia sendiri, tempat bermain, tempat berkumpul bersosialisasi, film seperti <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Sword_Art_Online">Sword Art Online</a>, atau <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Ready_Player_One_(film)">Ready player one</a> adalah bentuk dari perubahan game menjadi semacam dunia sendiri, menjadi ‘kenyataan’ untuk gamer-gamer.</p> <h3 id="note">Note</h3> <p>Mungkin yang perlu diwaspadai mengenai game-game ini adalah penyakit <a href="https://notes.dedenf.com/2019/05/gaming-disorder">Gaming Disorder</a>, gunakan seperlunya, <a href="https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4747446/ratusan-anak-di-jabar-masuk-rs-jiwa-karena-kecanduan-ponsel-ini-gejalanya" title="Ratusan Anak di Jabar Masuk RS Jiwa karena Kecanduan Ponsel, Ini Gejalanya">kejadian seperti ini menakutkan</a>, dan ini yang ditakutkan setiap orang tua.</p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Photo by Pawel Kadysz on Unsplash “Yuk Mabar!” Celetuk anak, orang dewasa yang mengajak teman-nya untuk main bareng (mabar), yang biasanya sudah disepakati untuk bermain apa sebelumnya, biasanya game-game yang disebutkan di judul. Kenapa game ini sangat adiktif? bahkan rela membeli diamond atau coin dengan uang beneran, dan diamond atau coin (bisa berbeda namanya, tapi tujuannya sama) itu merupakan mata uang didalam game untuk membeli item, bisa senjata, baju, atau sekedar tarian (emotes), yang harganya bisa bikin geleng-geleng, dan jangan lupa, ‘barang’ tersebut tak kasat mata, hanya melihatnya di layar. Reeder, aplikasi RSS reader 2019-10-13T00:00:00+00:00 2019-10-13T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/aplikasi-reeder-sebuah-review-singkat <p><img src="/images/posts/reeder-app.png" alt="reeder app" title="Reeder application" /></p> <p>Sebagai pengguna MacOS, dan juga pecinta <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/RSS">RSS</a>, agar bisa membaca isi dari situs yang sering diakses tanpa harus mengunjungi website-nya, dan jika website itu mempunya <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Web_feed">RSS Feed</a>, maka bisa diakses dengan menggunakan RSS reader, yang akan menampilkan sebagian atau keseluruhan artikel yang ditulis di situs tersebut.</p> <!--more--> <p>Sudah menggunakan banyak aplikasi <em>rss reader</em>, dari mulai <a href="https://www.vienna-rss.com/">Vienna</a>, <a href="http://newsfirerss.com/">NewsFire</a>, <a href="https://www.google.com/reader/about/">Google Reader</a>, atau mungkin lebih tepatnya mantan pengguna Google Reader tentu masih inget bagaimana Google mematikan layanan ini, kemudian aplikasi <a href="https://ranchero.com/netnewswire/">NetNewsWire</a>, sampai akhirnya sekarang menggunakan aplikasi <a href="https://www.reederapp.com/">Reeder</a>.</p> <p>Reeder merupakan aplikasi RSS <em>reader</em> berbayar, yang saat ini <a href="https://apps.apple.com/us/app/reeder-4/id1449412357">dibanderol dengan harga</a> $4.99.</p> <h2 id="fitur">Fitur</h2> <p>Selain bisa membaca <em>feed rss/atom</em> dari website, Reeder memiliki fitur lain, yaitu bisa mengakses layanan read-it-later seperti Pocket, Instapaper, dan bisa juga mengakses layanan rss reader online seperti newsblur, feedly dan lainnya.</p> <p><a href="/images/posts/reeder-account-add.png"><img src="/images/posts/reeder-account-add-small.png" alt="" /></a></p> <p>Fitur auto-find feed juga ada, jadi ketika memasukan link website, akan dicari otomatis link feed-nya jika ada oleh Reeder.</p> <p>Reeder juga memiliki fitur untuk sharing, dan bisa mengkonfigurasikan aplikasi mana saja yang menjadi untuk share, di sini karena saya pengguna Pocket, maka sering share, simpan di Pocket.</p> <p><a href="/images/posts/reeder-sharing.png"><img src="/images/posts/reeder-sharing-small.png" alt="" /></a></p> <p>Reeder juga sangat mudah untuk dikostumasi, ada pilihan untuk mengubah <em>layout</em> dan <em>theme</em>.</p> <p><a href="/images/posts/reeder-option-theme.png"><img src="/images/posts/reeder-option-theme-small.png" alt="" /></a></p> <h2 id="membaca">Membaca</h2> <p>Di Reeder ada beberapa mode baca yang bisa dipilih, ini tergantung dari selera, dan memang Reeder sudah menjadikan feed artikel menjadi ramah untuk dibaca, tidak ada banner, iklan dan lainnya yang membuat kita <em>gak</em> fokus.</p> <p><img src="/images/posts/reeder-read-mode.png" alt="" /></p> <h2 id="desain">Desain</h2> <p>Sisi desain, selain bisa mengubah layout dan juga <em>theme</em> seperti diurai di atas, desain aplikasi Reeder secara keseluruhan sangat <em>intuitive</em>, mudah dipahami, mudah untuk pindah dari sisi satu ke sisi lainnya.</p> <p>Simpel mungkin kata yang tepat, tidak banyak <em>tetek bengek</em>, tidak banyak tombol yang bisa membuat bingung pengguna.</p> <h2 id="penutup">Penutup</h2> <p>Keputusan membeli Reeder setidaknya buat saya, tepat, dengan fitur yang untuk pribadi cukup, juga memenuhi semua standar teknologi, mudah digunakan, koneksi ke layanan <em>bookmark</em> online dan lain-lain.</p> <p>Saya mengumpulkan <em>News feed bookmark</em> (dalam bentuk file OPML) bisa <a href="https://github.com/dedenf/news-feed">didownload direpo ini</a> jika ada yang tertarik unduh, dan bisa dimport di RSS reader manapun yang memiliki dukungan terhadap file .<a href="https://en.wikipedia.org/wiki/OPML">OPML</a>.</p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Sebagai pengguna MacOS, dan juga pecinta RSS, agar bisa membaca isi dari situs yang sering diakses tanpa harus mengunjungi website-nya, dan jika website itu mempunya RSS Feed, maka bisa diakses dengan menggunakan RSS reader, yang akan menampilkan sebagian atau keseluruhan artikel yang ditulis di situs tersebut. Read it maybe later 2019-10-12T00:00:00+00:00 2019-10-12T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/read-maybe-later <p>Saya penggemar aplikasi <a href="https://getpocket.com/">Pocket</a>, banyak mengumpulkan artikel, membaca artikel menggunakan Pocket, <em>browser</em> yang digunakan dilengkapi dengan fitur <em>save to Pocket</em>, apalagi <a href="https://www.mozilla.org/en-US/firefox/pocket/">Firefox menjadi kan Pocket sebagai fitur <em>default</em></a>.</p> <p>Artikel yang dikumpulkan sudah sangat banyak, ketika saya coba hitung, ternyata sudah sampai ribuan, ada yang sudah dibaca, tapi lebih banyak yang belum, artikel bervariasi, dari hal teknikal, engineering, development, sampai yang membahas tentang kesehatan, finansial dan <em>random stuff</em>.</p> <!--more--> <p>Di sini tanpa disadari, mengumpulkan artikel untuk-dibaca-nanti (<em>read it later</em>), menjadi artikel-yang-mungkin-dibaca-nanti (<em>read it <strong>maybe</strong> later</em>).</p> <p>Setiap hari mengumpulkan artikel tanpa sempat membaca semua yang di<em>bookmark</em>, apalagi artikel yang kurasi via <a href="https://getpocket.com/explore/pocket-hits">Pocket Hits</a>, sangat sayang bila tidak disimpan, dan tanpa disadari pula kemudian menjadi <em>hoarder</em> atau penimbun.</p> <p>Mungkin perlu alur yang bisa lebih baik supaya mencegah menjadi <em>article hoarder</em> lebih akut, dan bisa lebih banyak membaca.</p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Saya penggemar aplikasi Pocket, banyak mengumpulkan artikel, membaca artikel menggunakan Pocket, browser yang digunakan dilengkapi dengan fitur save to Pocket, apalagi Firefox menjadi kan Pocket sebagai fitur default. Artikel yang dikumpulkan sudah sangat banyak, ketika saya coba hitung, ternyata sudah sampai ribuan, ada yang sudah dibaca, tapi lebih banyak yang belum, artikel bervariasi, dari hal teknikal, engineering, development, sampai yang membahas tentang kesehatan, finansial dan random stuff. 8 powerful ways to overcome thinking errors and cognitive biases 2019-10-12T00:00:00+00:00 2019-10-12T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/8-overcome-cognitive-biases <p><em>Cognitive biases</em>, <a href="https://notes.dedenf.com/2019/07/logical-fallacy-kesesatan-berpikir"><em>logical fallacy</em></a> dan kesalahan berpikir hal yang sering terjadi sebenarnya, entah sadar atau tidak, artikel membahas cara mengatasi hal-hal tersebut sebelum jatuh ke prasangka (<em>bias</em> dalam bahasa inggris).</p> <ol> <li>Fokus terhadap data</li> <li>Cari data/informasi lain</li> <li>Pilah yang benar-benar fakta</li> <li>Tes dan tes ulang hasil pemikiran</li> <li>Buat asumsi berdasarkan fakta, kemudian validasi</li> <li>Hindari gangguan, emosi yang membuat kita susah fokus</li> <li>Lihat dari banyak sisi, perspektif.</li> <li>Kita tidak tahu semua hal, maka dari itu kita tidak tahu apa yang kita tidak tahu (iya, ribet, tapi memang fakta)</li> </ol> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Cognitive biases, logical fallacy dan kesalahan berpikir hal yang sering terjadi sebenarnya, entah sadar atau tidak, artikel membahas cara mengatasi hal-hal tersebut sebelum jatuh ke prasangka (bias dalam bahasa inggris). Fokus terhadap data Cari data/informasi lain Pilah yang benar-benar fakta Tes dan tes ulang hasil pemikiran Buat asumsi berdasarkan fakta, kemudian validasi Hindari gangguan, emosi yang membuat kita susah fokus Lihat dari banyak sisi, perspektif. Kita tidak tahu semua hal, maka dari itu kita tidak tahu apa yang kita tidak tahu (iya, ribet, tapi memang fakta) The Power of Placebo: How Our Brains Can Heal Our Minds and Bodies 2019-10-11T00:00:00+00:00 2019-10-11T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/the-power-of-placebo <blockquote> <p>..our brain’s most remarkable powers: its ability to heal both mind and body. Vance explores the profound influence our thoughts, feelings and expectations can have on our well-being—how a positive outlook can, for example, help ease physical pain.</p> </blockquote> <p>Dokter terkadang sering juga ngasih resep obat yang mungkin tidak ada efeknya, tapi karena ada efek placebo, percaya dengan dokter + obat yang diberi maka akan lebih cepat sembuh.</p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com ..our brain’s most remarkable powers: its ability to heal both mind and body. Vance explores the profound influence our thoughts, feelings and expectations can have on our well-being—how a positive outlook can, for example, help ease physical pain. Dokter terkadang sering juga ngasih resep obat yang mungkin tidak ada efeknya, tapi karena ada efek placebo, percaya dengan dokter + obat yang diberi maka akan lebih cepat sembuh. Bank digital, apa itu? 2019-10-11T00:00:00+00:00 2019-10-11T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/seputarfinansial-bank-digital <p>Bank digital, yang sedang marak, seiring dengan banyaknya startup atau bisnis dengan label <em>fintech</em>, atau financial technology, keperluan perbankan ini lebih banyak mengandalkan komputer atau smartphone untuk menggunakannya.</p> <p>Apa saja yang bisa dilakukan dengan bank digital?</p> <p>via <a href="https://seputarfinansial.com/bank-digital-apa-itu/">seputarfinansial.com</a></p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Bank digital, yang sedang marak, seiring dengan banyaknya startup atau bisnis dengan label fintech, atau financial technology, keperluan perbankan ini lebih banyak mengandalkan komputer atau smartphone untuk menggunakannya. Apa saja yang bisa dilakukan dengan bank digital? via seputarfinansial.com Why smart people are more likely to believe fake news 2019-10-08T00:00:00+00:00 2019-10-08T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/fake-news <blockquote> <p>…Some people are “cognitive misers”, for instance: they may have a lot of brainpower that allows them to perform well in exams, but they don’t always apply it, using intuition and gut instinct rather than reflective, analytical thinking.</p> </blockquote> <p><strong>Baca: punya otak tapi tidak digunakan</strong>. lebih mengandalkan insting dan perasaan, meski dia adalah lulusan S2-S3, atau kalangan berpendidikan. Belum lagi jika berita bohong/hoax itu dari orang yang kita kenal, dekat, maka seakan ada legitimasi terhadap hoax tersebut, <em>peer validation</em>, dan tentunya <a href="/2019/07/logical-fallacy-kesesatan-berpikir">kesesatan berpikir (logical fallacy)</a> ikut andil.</p> <p>Pola yang biasa terjadi dalam penyebaran hoax ini</p> <ol> <li>Tidak membaca secara menyeluruh.</li> <li>Penggunaan gambar dalam berita palsu/hoax itu disengaja, karena otak lebih gampang proses gambar daripada membaca.</li> <li>Pengulangan, semakin banyak berita hoax itu didengar, diulang, berulang kali, orang cenderung akan percaya.</li> </ol> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com …Some people are “cognitive misers”, for instance: they may have a lot of brainpower that allows them to perform well in exams, but they don’t always apply it, using intuition and gut instinct rather than reflective, analytical thinking. Baca: punya otak tapi tidak digunakan. lebih mengandalkan insting dan perasaan, meski dia adalah lulusan S2-S3, atau kalangan berpendidikan. Belum lagi jika berita bohong/hoax itu dari orang yang kita kenal, dekat, maka seakan ada legitimasi terhadap hoax tersebut, peer validation, dan tentunya kesesatan berpikir (logical fallacy) ikut andil. Pola yang biasa terjadi dalam penyebaran hoax ini Tidak membaca secara menyeluruh. Penggunaan gambar dalam berita palsu/hoax itu disengaja, karena otak lebih gampang proses gambar daripada membaca. Pengulangan, semakin banyak berita hoax itu didengar, diulang, berulang kali, orang cenderung akan percaya. Review: Money Lover, aplikasi manajemen keuangan 2019-10-07T00:00:00+00:00 2019-10-07T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/seputarfinansial-review-aplikasi-money-lover <p><img src="https://seputarfinansial.com/images/posts/moneylover/money-lover-site.jpg" alt="" /></p> <p>Review singkat mengenai aplikasi Money Lover yang saya gunakan hampir setiap hari, mencatat pengeluaran terutama. ada banyak fitur lain yang dibahas antara lain budgeting, histori, trend pengeluaran dan lainnya.</p> <p><a href="https://seputarfinansial.com/money-lover-aplikasi-ngaturduit-keuangan/?utm_source=dedenf">via seputarfinansial.com</a></p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Review singkat mengenai aplikasi Money Lover yang saya gunakan hampir setiap hari, mencatat pengeluaran terutama. ada banyak fitur lain yang dibahas antara lain budgeting, histori, trend pengeluaran dan lainnya. via seputarfinansial.com Investasi reksa dana dengan ‘uang receh’ di BIBIT 2019-10-03T00:00:00+00:00 2019-10-03T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/investasi-dengan-uang-receh <blockquote> <p>Salah satu penggunaan GoPay itu itu bisa membeli reksa dana, tepatnya membeli reksa dana di BIBIT, seperti yang sudah ditulis sebelumnya mengenai review saya dalam menggunakan BIBIT, dengan menggunakan GoPay sebagai media pembayaran terhitung cerdas, karena menurut saya bisa investasi dengan uang receh “sisa”, sisa dari GoRide, GoFood, yang mana bisa membeli produk reksa dana mulai dari Rp10.000 saja.</p> </blockquote> <p>Uang sisa beli-beli makanan bisa lho dipakai buat investasi.</p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Salah satu penggunaan GoPay itu itu bisa membeli reksa dana, tepatnya membeli reksa dana di BIBIT, seperti yang sudah ditulis sebelumnya mengenai review saya dalam menggunakan BIBIT, dengan menggunakan GoPay sebagai media pembayaran terhitung cerdas, karena menurut saya bisa investasi dengan uang receh “sisa”, sisa dari GoRide, GoFood, yang mana bisa membeli produk reksa dana mulai dari Rp10.000 saja. Uang sisa beli-beli makanan bisa lho dipakai buat investasi. Bagaimana agar tetap bisa update dengan teknologi terbaru? 2019-10-03T00:00:00+00:00 2019-10-03T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/bagaimana-tetap-update-dengan-teknologi-terbaru <p>Untuk yang bekerja dan mengkonsumsi banyak waktu, perhatian, terhadap project, pastinya agak susah mendapatkan waktu untuk mengikuti teknologi terbaru, atau sekedar informasi rilis versi terbaru dari bahasa, <em>framework</em>, dan lainnnya, jadinya kita kurang <em>update</em> (<em>kudet</em>(?)), padahal bidang IT adalah kerjaan sehari-hari, tentu tetap butuh <em>keep up</em> dengan informasi baru.</p> <p>Bagaimana caranya agar tetap bisa <strong><em>up to date</em></strong> dengan waktu yang terbatas?</p> <!--more--> <p>Agak gampang-gampang susah, semua sebenarnya ada, internet merupakan sumber yang tidak ada habisnya, informasi berseliweran, tinggal kita filter aja mana yang sekiranya menguntungkan kita dan bisa menambah pengetahuan dengan waktu kita yang minim, beberapa cara yang biasa saya lakukan</p> <ul> <li>Mengikuti website yang khusus untuk development (<a href="https://news.ycombinator.com/">hackernews</a> misalnya, atau kurasi link di <a href="https://jakartadev.org/">jakartadev.org</a> (<em>shameless plug</em>))</li> <li>Mengikuti webinar, tapi tonton yang sudah direkam, biasanya di Youtube banyak, contoh <a href="https://www.youtube.com/watch?v=bJiU-Fdj6wg">How to Accelerate Kubernetes Adoption with Konvoy</a>.</li> <li>Datang ke meetup, meski ini membutuhkan alokasi waktu, tapi karena meetup biasanya dijadwalkan sebulan sebelumnya, jadi mungkin bisa lebih leluasa atur jadwal dengan kerjaan.</li> <li>Podcast khusus dev dan tech, karena bisa sambil <em>commuting</em>, misalkan saya langganan <a href="https://kubernetespodcast.com/">Kubenernetes Podcast</a>, <a href="https://changelog.com/podcast">The Changelog</a>, <a href="https://feedpress.me/RideHome">Techmeme Ridehome</a>, <a href="https://softwareengineeringdaily.com/">Software Engineering Daily</a>, <a href="https://talkpython.fm/">Talk Python</a>, <a href="https://pythonbytes.fm/">Python Bytes</a>, <a href="https://changelog.com/gotime">Go time</a>, <a href="https://changelog.com/jsparty">JS Party</a> dan lainnya.</li> </ul> <p>Mungkin cara di atas ada yang bisa berhasil atau tidak, atau mungkin ada cara lain? <em>share!</em></p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Untuk yang bekerja dan mengkonsumsi banyak waktu, perhatian, terhadap project, pastinya agak susah mendapatkan waktu untuk mengikuti teknologi terbaru, atau sekedar informasi rilis versi terbaru dari bahasa, framework, dan lainnnya, jadinya kita kurang update (kudet(?)), padahal bidang IT adalah kerjaan sehari-hari, tentu tetap butuh keep up dengan informasi baru. Bagaimana caranya agar tetap bisa up to date dengan waktu yang terbatas? Investasi Reksa Dana dengan aplikasi Ajaib 2019-10-01T00:00:00+00:00 2019-10-01T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/10/mencoba-reksadana-dengan-ajaib <p>Semakin marak aplikasi-aplikasi yang memudahkan generasi millenials dan gen z untuk melakukan investasi, sebelumnya sudah membahas aplikasi seperti Bareksa, Tanamduit, Bibit. Kali ini yang dicoba adalah aplikasi <a href="https://ajaib.co.id/">Ajaib</a> yang berfokus pada investasi reksa dana.</p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Semakin marak aplikasi-aplikasi yang memudahkan generasi millenials dan gen z untuk melakukan investasi, sebelumnya sudah membahas aplikasi seperti Bareksa, Tanamduit, Bibit. Kali ini yang dicoba adalah aplikasi Ajaib yang berfokus pada investasi reksa dana. Investasi 2019-09-30T00:00:00+00:00 2019-09-30T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/09/investasi <p>Kali ini membahas tentang investasi, karena lumayan agak sering membahas tentang reksa dana di sini, dan sampe membeli khusus domain <a href="https://seputarfinansial.com">seputarfinansial.com</a> dan kali ini mencoba hanya fokus terhadap 2 instrumen investasi yaitu reksa dana dan saham.</p> <p>Karena investasi ini iklimnya sedang naik sekarang, terutama dikalangan generasi milleanials dan gen z, akses terhadap investasi sangat penting, selain menabung tentunya, dan sekarang sangat dipermudah aksesnya.</p> <p>Tujuan investasi bisa berbeda untuk setiap orang, tapi setidaknya ada persamaan yaitu mendapatkan nilai yang lebih dari apa yang kita investasikan dikemudian harinya, yang tentunya menguntungkan, meski tidak lepas dari risiko-risiko yang ada, tergantung instrumen dan profil risikonya.</p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Kali ini membahas tentang investasi, karena lumayan agak sering membahas tentang reksa dana di sini, dan sampe membeli khusus domain seputarfinansial.com dan kali ini mencoba hanya fokus terhadap 2 instrumen investasi yaitu reksa dana dan saham. Karena investasi ini iklimnya sedang naik sekarang, terutama dikalangan generasi milleanials dan gen z, akses terhadap investasi sangat penting, selain menabung tentunya, dan sekarang sangat dipermudah aksesnya. Tujuan investasi bisa berbeda untuk setiap orang, tapi setidaknya ada persamaan yaitu mendapatkan nilai yang lebih dari apa yang kita investasikan dikemudian harinya, yang tentunya menguntungkan, meski tidak lepas dari risiko-risiko yang ada, tergantung instrumen dan profil risikonya. Microplastics found in 93% of bottled water tested in global study 2019-09-29T00:00:00+00:00 2019-09-29T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/09/the-daily-found-plastik <p>Plastik, selain berguna untuk beberapa hal, tetapi banyak juga kerugiannya, sebagai contoh tentang bahayanya plastik ini yang terlihat mata, diliput oleh <a href="https://regional.kompas.com/read/2019/04/09/12553481/beragam-contoh-sampah-plastik-tak-terurai-lebih-dari-belasan-tahun?page=all">kompas.com mengenai tidak terurainya plastik</a> di alam.</p> <p>Sedangkan ada bahaya yang lebih besar juga untuk manusia, yaitu <em>microplastic</em>, di <a href="https://www.cbc.ca/news/technology/bottled-water-microplastics-1.4575045">artikel ini membahas bagaimana bisa <em>microplastic</em> bisa masuk ke minuman kemasan</a>, yang berbahan plastik, meski perusahaan-perusahaan membantah ini, daftar merek yang diteliti salah satunya merek Aqua, terurai dan lepasnya microplastic ini kemudian bisa ada di minuman salah satunya karena panas, jalur distribusi minuman kemasan bisa sangat jauh, dan terpapar sinar matahari, ini banyak ditemui di jalan, banyak truk yang mengangkut minuman kemasan ini tidak ditutup.</p> <!--more--> <p>Dengan tidak menutupnya, air bisa menjadi panas, ganggang mulai hidup, reaksi air terkena matahari bisa bermacam-macam.</p> <p>Dan kemudian ada lagi <a href="https://www.cbc.ca/news/technology/tea-bags-plastic-study-mcgill-1.5295662">penelitian mengenai kantung teh</a>, yang dibahas adalah kantung teh yang terbuat dari nylon (untuk kantung teh kertas menurut penelitian terkandung pemutih kertas).</p> <blockquote> <p>One cup from a single tea bag could contain 11.6 billion microplastic and 3.1 billion nanoplastic particles, the researchers estimated from their results, published Wednesday in the journal Environmental Science &amp; Technology.</p> </blockquote> <p>Sejumlah itu yang bisa masuk ke dalam tubuh kita, kecil tapi jika dikonsumsi terus-terusan bisa menjadi bahaya, bahkan penelitian menunjukkan bisa masuk ke sel.</p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Plastik, selain berguna untuk beberapa hal, tetapi banyak juga kerugiannya, sebagai contoh tentang bahayanya plastik ini yang terlihat mata, diliput oleh kompas.com mengenai tidak terurainya plastik di alam. Sedangkan ada bahaya yang lebih besar juga untuk manusia, yaitu microplastic, di artikel ini membahas bagaimana bisa microplastic bisa masuk ke minuman kemasan, yang berbahan plastik, meski perusahaan-perusahaan membantah ini, daftar merek yang diteliti salah satunya merek Aqua, terurai dan lepasnya microplastic ini kemudian bisa ada di minuman salah satunya karena panas, jalur distribusi minuman kemasan bisa sangat jauh, dan terpapar sinar matahari, ini banyak ditemui di jalan, banyak truk yang mengangkut minuman kemasan ini tidak ditutup. Menjaga privasi dan keamanan dalam berinternet 2019-09-26T00:00:00+00:00 2019-09-26T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/09/menjaga-privasi-dan-keamanan-dalam-berinternet <p><img src="/images/posts/ev-gpjvRZyavZc-unsplash.jpg" alt="" /></p> <p><center><em>Photo by <a href="https://unsplash.com/@ev?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">ev</a> on <a href="https://unsplash.com/photos/gpjvRZyavZc?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">Unsplash</a></em></center></p> <p>Mungkin isu ini sangat sensitif sekarang ini, terlebih dengan kasus Cambridge Analytica dan beberapa jebolnya masalah privasi dan keamanan di internet.</p> <p>Pasti pernah mengalami ketika sedang chat atau ngobrol dengan teman, pasangan, bahas tentang sesuatu, tiba-tiba kita disugihi iklan yang mirip atau mendekati dengan apa yang kita sedang bahas, menakutkan? yup, pernah mengalami ini dan sempat nanya-nanya apa ini disadap ya?</p> <!--more--> <p>Mungkin saja, mungkin juga tidak, karena zaman sekarang <em>marketing tools</em> sudah sangat kompleks, canggih, rumit dan moderen, dengan ditambah dengan <em>artificial intelligent</em>(A.I), mereka dapat menerka apa yang sedang kita lakukan di internet, iya, gerak-gerik kita bisa diawasi, karena sebenarnya ponsel, komputer kita memiliki semacam sidik jari, yang unik, yang mana misalkan kita meninggalkan ‘jejak’, maka tools marketing itu akan mengikuti kita dari mana saja, saking canggihnya kita sampai berpikir kalau kita disadap.</p> <p>Ambil skenario misalkan pada januari sedang googling susu untuk ibu hamil, obat-obatan, vitamin dan lain-lain, di sini iklan akan menampilkan berbagai variasi dari obat-obat, vitamin, supplemen ibu hamil, kemudian diakhir-akhir kehamilan, misalkan kita juga mencari baju bayi, sedari awal sudah dibuntuti dan mengetahui perjalanan/histori pencarian kita tersebut. dari hamil kemudian melahirkan akan diikuti.</p> <p>Dan tentunya akan menerka anak lahir kapan, umur berapa sekarang, dan hal itu masuk ke proses belajar mesin pencari.</p> <p>Beberapa cara yang saya lakukan sebagai bentuk pencegahan, yaitu dengan melakukan hal-hal di bawah ini.</p> <h4 id="mengganti-search-engine">Mengganti <em>search engine</em></h4> <p>Untuk meminimalisir hal tersebut, kita bisa memulai dengan hal yang tidak terlalu rumit dulu, sudah sekitar sebulanan ini beralih dari Google ke <a href="https://duckduckgo.com/">DuckDuckGo</a>, mesin pencari alternatif, sejauh ini tidak ada masalah, apa yang dicari juga diketemukan, dan sama sekali <em>gak</em> melihat perbedaannya dengan Google, dan mengganti settingan mesin pencari di browser dari yang tadi nya Google ke <a href="https://duckduckgo.com/">DuckDuckGo</a> secara <em>default</em>.</p> <h4 id="menggunakan-browser-yang-fokus-pada-privasi">Menggunakan browser yang fokus pada privasi</h4> <p>Kemudian gunakan browser yang lebih pro ke menjaga privasi, antara lain <a href="https://www.mozilla.org/en-US/firefox/new/">Firefox</a>, <a href="https://brave.com/">Brave</a>. saat ini menggunakan 2 browser tersebut, baik di komputer, maupun di ponsel, karena masalah privasi dan kedua browser ini menjunjung privasi.</p> <h4 id="menggunakan-browser-extension">Menggunakan browser extension</h4> <p>Selain menggunakan browser yang fokus ke privasi, install juga <em>extension</em> yang dibuat memang untuk privasi, extension browser yang sering dipakai</p> <ul> <li><a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/ublock-origin/">Ublock origin</a></li> <li><a href="https://www.eff.org/privacybadger">EFF privacy badger</a></li> <li><a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/privacy-possum/">Privacy Possum</a></li> <li><a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/smart-https-revived/">SmartHTTPS</a></li> <li><a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/disconnect/">Disconnect</a></li> <li><a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/https-everywhere/">HTTPS Everywhere</a></li> </ul> <p>Browser Extension di atas juga tersedia untuk Brave (karena Brave berasal dari kode sumber yang sama dengan Google Chrome).</p> <p>Langkah selanjutnya agak lebih teknikal, untuk settingan di atas bisa lumayan cukup untuk perlindungan dasar, untuk <em>kalo</em> mau lebih bisa gunakan beberapa <em>tools</em>.</p> <h4 id="encrypted-dns-resolver">Encrypted DNS resolver</h4> <p>Sederhananya, jika kita meminta satu nama website, misalkan detik.com, handphone/komputer akan bertanya ke ISP/Operator yang kita gunakan (misalkan biznet, indosat, telkomsel dll) berapa IP address-nya, dari sini ISP/Operator akan mencari IP dari website tersebut dan mencatat permintaan kita ke website tersebut, dan sudah pasti detik.com juga memanggil resource yang lain, bisa berupa gambar, scripts, dan yang pasti iklan-iklannya yang kadang bikin sakit mata.</p> <p>Dengan menggunakan encrypted dns resolver, request domain yang kita lakukan tersebut dienkrip, dan juga request kita tidak tercatat di ISP/Operator, tetapi melalui resolver ini, selain itu, memiliki fitur tambahan, yaitu blocking iklan, <em>tracking</em>, malware dan juga domain-domain yang terindikasi phising.</p> <p>Ada banyak penyedia enkripsi DNS ini, artikel yang bagus dari <a href="https://lifehacker.com/how-to-boost-your-internet-security-with-dnscrypt-510386189">Lifehacker</a>, di sini dijelaskn guna dan mekanisme enkripsi DNS.</p> <p>Untuk pribadi, saya menggunakan <a href="https://doh.tiar.app/">doh.tiar.app</a>, service yang dibangun oleh <a href="https://github.com/pengelana/blocklist/">teman</a>, mendukung <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/DNSCrypt">DNSCrypt</a>, <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/DNS_over_HTTPS">DoH</a>, <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/DNS_over_TLS">DoT</a>.</p> <p>Untuk implementasi enkripsi DNS ini di smartphone dan komputer, saya pribadi menggunakan aplikasi-aplikasi berikut</p> <ul> <li>Android, menggunakan <a href="https://play.google.com/store/apps/details">Intra app</a> dengan settingan <a href="https://github.com/pengelana/blocklist/wiki/DNS-over-HTTPS-(DoH)#android">tiar.app</a></li> <li>iOS, menggunakan <a href="https://itunes.apple.com/us/app/morhill-doh-switcher/id1451319401">Morhill DoH Switcher</a>, <a href="https://github.com/pengelana/blocklist/wiki/DNS-over-HTTPS-(DoH)#morhill-doh-switcher">petunjuk penggunaan untuk iOS</a></li> <li>MacOS menggunakan <a href="https://apps.apple.com/id/app/morhill-doh-switcher/id1456779899?mt=12">Morhill DoH Switcher</a>, petunjuk <a href="https://github.com/pengelana/blocklist/wiki/DNS-over-HTTPS-(DoH)#morhill-doh-switcher">penggunaan hampir sama dengan iOS</a></li> <li>Windows (saya <em>gak</em> pakai), bisa menggunakan <a href="https://simplednscrypt.org/">simpelDNSCrypt</a></li> </ul> <p>Dan pastikan ikuti cara penggunaannya untuk <a href="https://github.com/pengelana/blocklist/wiki">masing-masing OS</a>.</p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Photo by ev on Unsplash Mungkin isu ini sangat sensitif sekarang ini, terlebih dengan kasus Cambridge Analytica dan beberapa jebolnya masalah privasi dan keamanan di internet. Pasti pernah mengalami ketika sedang chat atau ngobrol dengan teman, pasangan, bahas tentang sesuatu, tiba-tiba kita disugihi iklan yang mirip atau mendekati dengan apa yang kita sedang bahas, menakutkan? yup, pernah mengalami ini dan sempat nanya-nanya apa ini disadap ya? How to Stop Worrying About What Other People Think of You 2019-09-25T00:00:00+00:00 2019-09-25T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/09/the-daily-found-How-to-Stop-Worrying-About-What-Other-People-Think-of-You <blockquote> <p>Our fear of other people’s opinions, or FOPO as I call it, has become an irrational and unproductive obsession in the modern world, and its negative effects reach far beyond performance.</p> </blockquote> <p>This FOPO eats up our confidence, we lived by other people’s opinions that probably knows nothing about us. look, everyone has their own struggle that we dont know. But mosty, this FOPO are only in our head, we tend to care what might come from other people’s head than minding our own growth.</p> <!--more--> <p>The way to get around this according to the article, build a personal philosophy, starts with answering the question</p> <blockquote> <p>When I’m at my best, what beliefs lie just beneath the surface of my thoughts and actions?</p> <p>Who are people that demonstrate characteristics and qualities that are in alignment with mine?</p> <p>What are those qualities?</p> <p>What are your favorite quotes? Your favorite words?</p> </blockquote> <p>Circle the words you choose, develope the philosophy, commit, live with that philosphy, and that’s who we can learn and grow.</p> <p>it’s a journey.</p> <p><a href="https://www.hypnosisdownloads.com/blog/how-to-stop-worrying-what-other-people-think">Other resource</a></p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Our fear of other people’s opinions, or FOPO as I call it, has become an irrational and unproductive obsession in the modern world, and its negative effects reach far beyond performance. This FOPO eats up our confidence, we lived by other people’s opinions that probably knows nothing about us. look, everyone has their own struggle that we dont know. But mosty, this FOPO are only in our head, we tend to care what might come from other people’s head than minding our own growth. Be kind to your future self 2019-09-25T00:00:00+00:00 2019-09-25T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/09/lets-be-kind-to-your-future-self <p>Sebenarnya agak bingung <em>kalo</em> diterjemahkan ke bahasa indonesia, mungkin kira-kira, berbaik-baiklah terhadap masa depanmu sendiri.</p> <p>Mendengar kalimat ini ketika mendengarkan satu podcast, yang bercerita tentang apa yang sekarang dilakukan ada konsekuensi atau akan terlihat nanti di masa depan, baik itu misalkan finansial, pekerjaan dan yang paling penting kesehatan.</p> <!--more--> <p>Dengan menjalankan hidup sehat, kita sedang berbuat baik untuk kita dimasa depan, anggap itu sebagai investasi <em>kalo</em> di dunia <a href="https://seputarfinansial.com"><em>personal finance</em></a>, akhir-akhir ini mencoba olahraga lari, meski tidak dilakukan setiap hari, tapi berusaha untuk lari <em>kalo</em> bisa, <em>gak</em> jauh-jauh, 3-4KM dengan pace yang <em>gak</em> cepat tentunya, cukup membuat jantung berdebar dan kulit berkeringat.</p> <p>Yang belum mungkin makan makanan yang sehat, karena ya memang susah, di rumah bisa lebih sehat karena ada pilihan untuk bisa beli bahan-bahan yang sehat, dimasak dengan cara sehat, sedangkan <em>kalo</em> lagi kerja pilihan sedikit untuk makan sehat <em>hahaha..</em>, karena pilihan yang terhitung sehat terhitung lumayan mahal, meski bisa diakali dengan membawa bekal dari rumah, tapi itu masalah lain.</p> <p>Poinnya adalah, menjaga kesehatan, cukup tidur, berolahraga, menjadi hal yang menguntungkan kita saat ini dan nanti, asal dilakukan teratur, kita yang di masa depan akan berterima kasih. ada cerita bahwa orang tidak akan menjadi kaya dengan uang receh, memang, tapi kalo uang receh ini dikumpulkan setiap hari, tentu jadi besar juga, jadi mulai dengan hal yang kecil, dalam kasus saya hanya beberapa kilometer lari, mudah-mudahan tahun depan bisa ikut marathon, amin.</p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com Sebenarnya agak bingung kalo diterjemahkan ke bahasa indonesia, mungkin kira-kira, berbaik-baiklah terhadap masa depanmu sendiri. Mendengar kalimat ini ketika mendengarkan satu podcast, yang bercerita tentang apa yang sekarang dilakukan ada konsekuensi atau akan terlihat nanti di masa depan, baik itu misalkan finansial, pekerjaan dan yang paling penting kesehatan. My Essential plugin or gem for Jekyll 2019-09-25T00:00:00+00:00 2019-09-25T00:00:00+00:00 https://notes.dedenf.com/2019/09/essential-for-jekyll-blog <p>This blog site are built using <a href="https://jekyllrb.com/">Jekyll</a>, a blog engine that i currently using and loved, i’m using Jekyll because its simplicity and also ease of use, it’s free and Jekyll also on e of the blog engine that supported by <a href="https://netlify.com/">Netlify</a>, site publishing it’s all free, and not to mention all of the code stored in Github, that’s also free.</p> <p>I’ve been try other static generator blog engine like Hugo or Ghost, and it always get back to Jekyll, dunno why.</p> <p>For publishing this site, i’m using :</p> <ul> <li><a href="https://github.com/jekyll/jekyll-seo-tag/">Jekyll SEO tag</a></li> <li>Jekyll Paginate (currently obsolete, since Jekyll 3, this was moved to core)</li> <li><a href="https://github.com/jekyll/jekyll-sitemap">Jekyll sitemap</a></li> <li><a href="https://github.com/benbalter/jekyll-relative-links">jekyll-relative-links</a></li> <li>Github Pages (this more like a ruby gems not Jekyll Plugin)</li> <li>Bulma CSS for styling</li> </ul> <p>Jekyll SEO tag helps a lot for maximazing and optimazing the SEO performance, with few thousands a month visitor, that’s what motivates me to write.</p> Deden Fathurahman dedenf@gmail.com This blog site are built using Jekyll, a blog engine that i currently using and loved, i’m using Jekyll because its simplicity and also ease of use, it’s free and Jekyll also on e of the blog engine that supported by Netlify, site publishing it’s all free, and not to mention all of the code stored in Github, that’s also free. I’ve been try other static generator blog engine like Hugo or Ghost, and it always get back to Jekyll, dunno why. For publishing this site, i’m using : Jekyll SEO tag Jekyll Paginate (currently obsolete, since Jekyll 3, this was moved to core) Jekyll sitemap jekyll-relative-links Github Pages (this more like a ruby gems not Jekyll Plugin) Bulma CSS for styling Jekyll SEO tag helps a lot for maximazing and optimazing the SEO performance, with few thousands a month visitor, that’s what motivates me to write.