HyperText Thrones

By Deden Fathurahman
← Posts

Sastra: Laluba oleh Nukila Amal

Laluba Nukila Amal

Buku, sesuatu yang dipegang, dirasa, dinikmati, dengan membaca rangkaian kata, menjadi cerita, ada karakter, tempat, kejadian, semua membuat theater of mind, menjadikan pikiran kita bebas untuk mengartikan, membayangkan atau imajinasi sesuai dengan interpretasi kita terhadap isi cerita dari buku tersebut.

Kemudian akhirnya saya mencoba juga membaca buku sastra, hal itu merupakan suatu pengalaman yang berbeda, biasanya membaca fiksi/fiski ilmiah, dan ini berbeda 180 derajat, rangkaian kata biasanya diterjemahkan menjadi satu imaji yang terstruktur, dalam sastra (setidaknya sepengelaman saya) kata diterjemahkan/diimajinasikan menjadi struktur (narasi, cerita) sampai akhirnya pindah ke paragraf berikutnya, dan dihancurkan struktur yang sudah ada sebelumnya, rekonstruksi lagi, hancur lagi, kemudian paragraf berikutnya merekonstruksi beberapa paragraf sebelumnya yang sudah dihancurkan hanya untuk dihancurkan lagi di beberapa paragraf ke depan (lol, masih mencoba terus membaca).

Sastra memang bukan untuk semua orang, ada yang bilang menikmati sastra itu kenikmatannya didapatkan seiring dengan pengalaman (acquired taste), makin sering membaca, makin bisa menikmati karya sastra.

Published: December 12, 2018
Length: less than 1 minute read (158 words)

Comments